Pendidikan

Subsidi Internet Kuota Belajar 2021 Akan Dirubah ?

Bacawarta.com-MENDIKBUD atau Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim (Nadiem Makarim) memastikan tahun ini akan terus menggunakan subsidi kuota internet untuk mendukung pembelajaran jarak jauh atau PJJ.

Nadiem Makarim menyatakan, subsidi akan dilaksanakan atau diberikan mulai Maret hingga Mei 2021.

Nadim di sela-sela Rapat Kerja Bersama Komite X DPR, Rabu (20/2/2021), “Kabar baik bantuan subsidi kuota akan terus berlanjut hingga Maret, April, dan Mei 2021.” Rapat yang sebenarnya di kanal Komite X RI sudah disiarkan. di saluran YouTube DPR

Namun, mekanisme kuota internet akan berbeda dengan tahun lalu. Nuzam atau PUSPENDIK, Kepala Pusat Evaluasi Pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, mengatakan pemerintah hanya akan memberikan kuota besar, bukan kuota belajar.

Nizam dalam pesan singkatnya kepada KompasTekno, Rabu (24/2/2021), mengatakan, “Berdasarkan pengalaman semester lalu, kuota akan diintegrasikan ke dalam kuota utama.”

Kuota utama mengacu pada kuota umum yang dapat digunakan untuk mengakses semua platform Internet. Berbeda dengan tahun lalu, selain alokasi total, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan juga memberikan kuota pembelajaran yang hanya dapat digunakan untuk mengakses platform tertentu, seperti website kampus, aplikasi pembelajaran atau website apapun yang mendukung PJJ.

Perbandingan Taun Lalu
Kuota penelitian yang diberikan tahun lalu lebih besar dari kuota umum. Dari jenjang PAUD hingga perguruan tinggi, total kuota yang diterima sama yaitu 5 GB. Di saat yang sama, jumlah pembelajaran yang diperoleh pada setiap jenjang pendidikan juga berbeda-beda.

Nizam menjelaskan salah satu pertimbangan kebijakan ini karena pada semester terakhir penggunaan kuota umum melebihi kuota belajar.

Dia menambahkan: Karena belajar, Anda juga dapat mengakses banyak materi pembelajaran dari Internet dan platform publik.

Nizam belum merinci berapa kuota utama nantinya. Dia hanya mengatakan, kuota akan disesuaikan dengan kebutuhan.

Nizam mengatakan pada 2021, target penerima subsidi kuota internet PJJ tetap sama dengan tahun lalu.

Nizam berharap ke depannya, penerima bantuan kuota internet dapat menggunakan kuota pembelajaran ini dengan bijak. Nizam tidak mengatakan akan ada pembatasan aplikasi atau platform yang bisa diakses melalui master quota.

Kata Nizam “Kita berharap adik-adik kita bisa tumbuh besar dan bisa memilih serta memilih jalur yang baik di bawah bimbingan guru atau dosen.

Baca juga : 5 Hobi ini bisa jadi peluang karir anda!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button