Studi Klub Bandung dalam Perhelatan Seni Bandung

Studi Klub Bandung dalam Perhelatan Seni Bandung

Bacawarta.com - Seni Bandung adalah sebuah kegiatan seni tahunan yang diselenggarakan oleh Pemkot Bandung. Kegiatan ini merupakan sebuah perayaan kese

Pacuan Kuda Tradisional Gayo Yang Unik Dan Fenomenal

Bacawarta.com – Seni Bandung adalah sebuah kegiatan seni tahunan yang diselenggarakan oleh Pemkot Bandung. Kegiatan ini merupakan sebuah perayaan kesenian, kebudayaan, dan komunitas selama sebulan penuh sehingga akan mentransformasikan sebuah kota menjadi panggung global yang diciptakan dengan menampilkan berbagai macam karya seni, seperti pameran-pameran, berbagai pertunjukan teater dengan kolaborasi dari seniman-seniman internasional juga lokal.

Kegiatan ini telah di mulai sejak tanggal 25 September 2017, dan berbagai kesenian akan menampilakan karyanya masing-masing. Salah satunya pada (27/09) sebuah grup Teater yang terkenal karena merupakan grup teater tertua di Inodesia, yakni Studi Klub Teater Bandung yang didirikan oleh Suyatna Anirun (alm) pada tahun 1958, tidak mau kalah dengan kelompok teater-terater lainnya, STB diusianya yang “matang’ ini tetap memperlihatkan eksistensi di dunia perteateran Indonesia dengan ikut meramaikan kegiatan ini.

Kelompok teater ini mementasakan sebuah naskah berjudul “Kereta Kencana” Karya Euene Ionesco, Adaptasi WS. Rendra. Pementasan yang dilangsungkan selama dua hari ini dimainkan oleh atris senior yang berusia 72 tahun yaitu Yati Suyatna bersama Deden bell. Pementasan yang berlangsung kurang lebih selama satu setengah jam ini menceritakan sebuah kebosanan hidup seorang sumai istri yang telah hidup selama dua abad lamanya. Dalam sebuah penantian mereka mencoba menghibur diri dengan kegiatan yang sudah mereka lakuakan seperti permaianan menjadi badut, layang-layang dan dengan bermain imajinasi untuk mengurangi kesepetian mereka yang tidak memiliki keturunan, mereka mencoba membayangkan memiliki seorang bayi laki-laki dan menimangnya dalam pelukan mereka. Kemudian disuatu malam yang dingin dengan angin yang menderu, kematian yang senantiasa dinantikan oleh mereka akhirnya datang juga dengan penjemputan oleh sebuah kereta kencana.

Sebuah pertunjukan  yang menarik dimana kegetiran juga kegelisahan berbaur dalam satu ruang dan menyatu pada tubuh orang-orang tua renta itu. Permainan peran yang apik didukung dengan musik yang mengiringi serta tata lampu yang spektakuler membuat satu kesatuan yang cantik dan indah dalam sajian kemeriahan Seni Bandung ini.

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0