Sebagian Uang Calon Jamaah Frist Travel Digunakan Untuk Membeli Restoran Di Inggris

Sebagian Uang Calon Jamaah Frist Travel Digunakan Untuk Membeli Restoran Di Inggris

Bacawarta.com – Kasus kerugian jamaah umroh oleh Frist Travel terus berlanjut. Kasus tersebut seperti tidak menemukan ujung pangkalnya. Para korban di

Bacawarta.com – Kasus kerugian jamaah umroh oleh Frist Travel terus berlanjut. Kasus tersebut seperti tidak menemukan ujung pangkalnya. Para korban dibiarkan harap harap cemas akan nasib dana yang sudah dibayarkan pada pihak Frist Travel. Seperti yang sudah diterangkan oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) baru-baru ini, jika uang calon jemaah haji yang masuk rekening Frist Travel, sebagian sudah digunakan untuk membeli rumah dan barang-barang mewah lainnya.

Menurut Kepala PPATK Kiagus Badarudin, sebagian dana yang ada direkening memang digunakan untuk kepentingan perjalanan haji dan umrah, seperti membayar tiket penerbangan dan biaya sewa hotel di Arab Saudi. Tapi tidak sedikit dana yang digunakan untuk kepentingan pribadi.

Lebih parahnya lagi dana dari rekening Frist Travel sebagian mengalir ke luar negeri yakni untuk membeli sebuah restoran di Inggris. Badarudin mengatakan , pihak PPATK mulai melakukan investigasi terhadap Frist Travel sejak Juli 2017 terutama saat mencuatnya laporan para jamaah haji yang tidak kunjung berangkat ke Tanah Suci.

Pihak PPATK sendiri enggan untuk menyebutkan jumlah keseluruhan dana jamaah yang dipakai kepentingan haji, mana yang digunakan oleh pemilik untuk kepentingan pribadinya. Polri pun sudah membekukan rekening Frist Travel. Tapi ironisnya di kedua rekening milik Frist Travel itu hanya menyisakan saldo sebesar RP 1,3 juta – RP 1,5 juta saja.

Kedua tersangka ketika dimintai keterangan mengaku sudah lupa untuk apa saja uang tersebut digunakan. Menurut salah satu sumber, jumlah kerugian para calon jamaah tersebut mencapai angka 848, 700 miliar. Waduh!

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0