Dunia

Para peneliti telah menemukan 4 virus korona baru di China

Bacawarta.com – Virus corona belum juga mereda, sampai-sampai semua bingung dan membuat kepanikan di masyarakat. Peneliti ahli virologi Edward Holmes melakukan survei terhadap kelelawar di Provinsi Yunnan, 1,8 kilometer dari Wuhan. Hasilnya, ditemukan empat jenis virus korona baru.

Bagi peneliti virus Corona, China masih menjadi tempat yang menarik. Lebih dari setahun yang lalu, COVID-19 pertama kali terdeteksi di Wuhan. Peneliti mulai mencari asal muasal virus yang menyebar dengan cepat ke seluruh dunia.

Salah satu hewan yang diduga kuat penerima virus corona adalah kelelawar. Edward Holmes menganalisis 400 kelelawar di Provinsi Yunnan.

Holmes berkata pada konferensi pers: “Spesies hewan liar memiliki sejumlah besar virus. Mungkin virus muncul dan menyebabkan epidemi manusia atau pandemi.”

Melalui penelitian ini, telah ditemukan empat jenis baru virus korona yang terkait erat dengan COVID-19, serta tiga varian lain yang terkait erat dengan COVID-19.

Holmes berkata, “Ini bukan sesuatu yang terjadi setiap 100 tahun.”

Masing-masing orang memiliki respons yang berbeda terhadap COVID-19. Dari rata-rata orang yang terpapar virus ini akan mengalami gejala ringan maupun gejala sedang, dan akan pulih kembali tanpa perlu dirawat di rumah sakit.


Gejala yang paling umum:demam, batuk, kering, kelelahan. Gejala yang sedikit tidak umum:rasa tidak nyaman dan nyerinyeri tenggorokan diarekonjungtivitis (mata merah)sakit kepalahilangnya indera perasa atau penciumanruam pada kulit, atau perubahan warna pada jari tangan atau jari kaki

Baca Juga : Hati-hati phising lewat teman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button