newsPendidikan

Nadiem Makariem terancam Direshuffle ?

Bacawarta.com – Belakangan ini muncul persoalan reorganisasi kabinet. Banyak menteri yang dinilai layak direorganisasi, salah satunya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makariem.

Direktur Eksekutif Parameter Politik yaitu Adi Prayitno telah menilai selama pandemi COVID, Nadiem Makarim tidak menunjukkan performa terbaiknya.

“Kebanyakan menteri, termasuk Menteri Pendidikan atau Nadiem Makariem, perlu dievaluasi. Selama pandemi, mereka sepertinya tidak muncul.” ucap Adi.

Selain itu, Adi juga mengungkapkan bahwa Kementerian Perekonomian harus ditanggapi dengan serius. Pasalnya, kondisi ekonomi Indonesia yang naik turun selama periode virus korona menjadi acuannya.

“Kementerian sektor ekonomi, sebenarnya sudah jatuh bangun di bidang ekonomi. Termasuk masalah perdagangan, termasuk juga Menteri Perdagangan, BUMN (Kementerian), perkembangannya masih belum terlihat jelas. Pandemi ini juga banyak membuat kerugian, tim Perekonomian Presiden juga perlu untuk dievaluasi.

Sementara itu, nama Ida Fauziyah, Menteri Tenaga Kerja, Teten Masduki, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, dan Syahrul Yasin Limpo, Menteri Pertanian, dianggap penting, dan penyelidikan para menteri tersebut layak untuk direshuffle. Misalnya, menurut Adi, Teten adalah orang dekat Jokowi.

Adi menjelaskan, ada tiga kriteria menteri yang “haram”direorganisasi
Pertama, ketua parpol koalisi.

Kedua, menteri yang menjadi andalan Jokowi, seperti menteri infrastruktur.
Ketiga, menteri yang menjadi “orangnya” atau ketua umum parpol. Jika diganti, paling banyak akan dirotasi atau dikembalikan ke pihak terkait.

Sebelumnya, IPO atau Indonesia Political Opinion melakukan survei pada 10 Maret hingga awal April dengan melibatkan 1.200 responden.

Pengambilan sampel menggunakan metode pengambilan sampel acak multi-level, kesalahan pengambilan sampel adalah 2,5%, dan tingkat akurasi data adalah 97%. Hasil pemeriksaan disampaikan oleh Dedi Kurnia Syah, Direktur Eksekutif IPO.

Ada beberapa menteri yang diharapkan di-reorganisasi dalam survei IPO meliputi Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, hingga Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

Berikut hasil survei opini publik terhadap kinerja berbagai kementerian:

• Kementerian paling populer

-Kementerian Sosial: 73,1%
-Kementerian Dalam Negeri: 64,8%
-Kementerian Pertahanan: 58%
-Kementerian Keuangan: 41%
-Kementerian PUPR 37%

• Menteri paling populer

-Prabowo Subianto: 56%
-Tito Karnavian: 43%
-Sandiaga Uno: 39%
-Dr. Mahfud: 30%
-Sri Muliani 29%

•Kinerja menteri paling memuaskan

-Sri Mulyani: 54,7%
-Retno LP Marsudi: 50%
-Tri Rismaharini: 42%
-Tito Karnavian: 38%
-Dr. Mahfud: 34%

•Menteri dianggap paling tidak memuaskan

-Yasonna H Laoly: 50%
-Ida Fauziyah: 45%
-Zainudin Amali: 40%
-Syahrul Yasin Limpo: 33%
-Tjahjo Kumolo: 31%

•Departemen tersebut diharapkan akan direorganisasi

-Koordinasi Departemen Perekonomian: 36%
-Kemenko Polhukam: 24%
-Departemen Koordinasi Investasi dan Kelautan: 11%
-Komenko PMK: 29%

•Menteri dibawah Kemenko Ekonomi diharapkan bisa direorganisasi

-Ida Fauziyah: 46%
-Teten Masduki: 28%
-Syahrul Yasin Limpo: 27%
-Wahyu Sakti Trenggono: 30%
-Siti Nurbaya Bakar: 23%
-Arifin Tasrif: 19%

•Kementerian Politik, Hukum, dan Keamanan diharapkan bisa diresuffle

-Yasonna H Laoly: 54%
-Tjahjo Kumolo: 34%
-Johnny G Plate: 29%

•Menteri yang berada di bawah Departemen Koordinasi PMK diharapkan bisa direorganisasi

-Zainudin Amali: 41%
-I Gusti Ayu Bintang Darmawati: 15%
-Abdul Halim Iskandar: 12%

Baca juga : Jadwal Imsakiyah Beserta Link Download Ramadhan 2021

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button