BisnisEkonomi

Lihat tips investasi saham untuk pemula yang masih ragu-ragu

Bacawarta.com – Pemula perlu bersiap saat memutuskan untuk ber investasi di saham. Pasalnya, harga saham bisa naik dengan cepat, tapi bisa juga turun dengan cepat.

Analis teknikal Mandiri Sekuritas Hadiyansyah menjelaskan dalam menghadapi kondisi pasar yang bearish, sebaiknya investor Atau calon investasi pemula mempersiapkan diri dengan mengumpulkan saham-saham dengan fundamental yang baik.

Hardy mengatakan pada konferensi virtual yang digelar Kamis (25/3/2021): “Bagi pemula sebaiknya memilih saham LQ45 atau blue chip, bukan saham dengan kapitalisasi pasar lebih kecil.”

Menurut Hardy, sebagian besar peserta saham pemula saat ini mengikuti pembelian saham. Apalagi setelah melihat harga saham naik tajam. Padahal, saham LQ45 berpeluang bullish dan mengikuti kondisi pasar.

“Kebanyakan investor pemula juga melihat saham naik dan membeli. Membeli LQ45, walaupun salah memilih inventaris dan tidak ingin memotong kerugian, persediaan LQ45 akan naik lagi, yang sungguh membuang-buang waktu. Kedua, kita tetap harus melakukannya lihat Trend. Bagaimana trend umum IHSG? Dia berkata: “Jika Anda sedang bearish, mohon tunggu beberapa saat untuk pasar bullish baru. “

Investasi Saham

Hardy menuturkan, Sebagian besar investor yang mulai berinvestasi pada 2020 sudah meraup untung. Namun ada juga sebagian orang yang mengalami kerugian karena tidak tahu kapan harus menjual. Di antara investor pemula ini, hanya sedikit yang membeli saham berdasarkan tren atau kebetulan.

“Teruntuk bagi pemula, saya menyarankan untuk belajar dasar-dasar dan pengetahuan teknis pada saat yang sama. Masih banyak investor pemula yang percaya bahwa meskipun mereka membeli saham, ada risiko kerugian, tetapi membeli saham selalu bisa menguntungkan.

Hardy menyarankan, ketika investor memilih saham, sebaiknya menggunakan analisis fundamental. Pada saat yang sama, gunakan analisis teknis untuk menentukan waktu jual beli.

Menurut Hardy, pada 2021, Badan Intelijen Gabungan bisa bergerak relatif menyamping. Sementara itu, dalam beberapa bulan ke depan, IHSG akan menguji level 6.000.

Ia mengatakan, jika IHSG tidak bisa kembali ke level 6.200 pada akhir Maret 2021, maka IHSG kemungkinan akan sideways dalam beberapa bulan ke depan.

Di saat yang sama, di pertengahan tahun, indeks IHSG akan turun tipis, dan di akhir tahun, akibat pengaruh sentimen dekorasi jendela, indeks IHSG akan kembali naik.

“Selama tahun ini persaingan perdagangan horizontal diperkirakan antara 5.500-6.500. Namun hal ini masih akan berubah seiring berjalannya waktu, karena teknologi cenderung berubah sesuai tren.

Di sisi lain, dalam jangka panjang, Hadi memperkirakan seiring pertumbuhan ekonomi, tren IHSG akan terus tumbuh dalam beberapa tahun dan dekade.

Industri yang bisa dipilih secara permanen adalah industri perbankan. Dia mengatakan industri perbankan berdampak pada IHSG mendekati 40%. Pada saat yang sama, untuk logam, pertambangan dan pertambangan, semuanya mulai berbalik arah. Itulah cara agar bisa investasi.

Baca juga : Microsoft berencana mengakuisisi Discord

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Back to top button